CEK JADWAL PENDAFTARAN BIDIKMISI 2016/2017

Pada kesempatan kali ini admin akan membahas tentang Jadwal Pendaftaran Beasiswa Bidikmisi Tahun 2016/2017. Bidikmisi adalah bantuan biaya pendidikan, berbeda dari beasiswa yang berfokus pada memberikan penghargaan atau dukungan dana terhadap mereka yang berprestasi, bidikmisi berfokus kepada yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi (lihat penjelasan Pasal 76 UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi).

Walaupun demikian, syarat prestasi pada bidikmisi ditujukan untuk menjamin bahwa penerima bidikmisi terseleksi dari yang benar benar mempunyai potensi dan kemauan untuk menyelesaikan pendidikan tinggi. Berikut ini jadwal lengkap Pendaftaran Online Bidikmisi 2016/2017. laman pendaftaran bidikmisi http://bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id/

Jadwal Pendaftaran Bidikmisi Tahun 2016 

Nama KegiatanDibukaDitutup

Pendaftaran Sekolah01 Februari 201601 September 2016

Pendaftaran Siswa01 Februari 201601 September 2016

SNMPTN25 Februari 201611 Maret 2016

SBMPTN22 April 201618 Mei 2016
Keterangan: Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu

SUMBER; http://www.e-sbmptn.com/2016/01/cek-jadwal-pendaftaran-bidikmisi.html
Continue Reading | komentar

PERSYARATAN DAN KUOTA BIDIKMISI 2016/2017

Kuota Bidikmisi

PERSYARATAN DAN KUOTA BIDIKMISI 2016/2017. Salah satu misi dari pelaksanaan Bidikmisi adalah "Menghidupkan  harapan  bagi  masyarakat  tidak  mampu  secara  ekonomi  namun mempunyai  potensi  akademik  baik  untuk  dapat menempuh  pendidikan  sampai  ke jenjang pendidikan tinggi". Nah, bagi adik-adik yang ingin mengikuti bidikmisi tahun 2016/2017 berikut persyaratan dan Kuota Bidikmisi 2016/2017 yang perlu adik-adik ketahui.


PERSYARATAN DAN KUOTA BIDIKMISI 2016

A. Persyaratan Calon Penerima Bidikmisi 2016
Persyaratan untuk mendaftar tahun 2016 adalah sebagai berikut:
  1. Siswa SMA/SMK/MA atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2016;
  2. Lulusan tahun 2015 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing-masing perguruan tinggi;
  3. Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun;
  4. Tidak mampu secara ekonomi dengan kriteria:
    Siswa penerima Beasiswa Siswa Miskin (BSM) atau Pemegang Kartu Indonesia Pintar
    (KIP) atau sejenisnya; atau
    • Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali (suami istri) maksimal sebesar Rp3.000.000,00 per bulan dan atau pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp750.000,00 setiap bulannya.
    Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4; Memiliki potensi akademik baik berdasarkan rekomendasi obyektif dan akurat dari Kepala Sekolah;
  5. Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu diantara PTN atau PTS dengan ketentuan:
    • PTN dengan pilihan seleksi masuk:
      1. Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN);
      2. Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMTPN);
      3. Seleksi mandiri PTN.
    • Politeknik, UT, dan ISI
    • PTS sesuai dengan pilihan seleksi masuk.
B. Kuota Mahasiswa Baru (Bidikmisi)
  1. Kuota Bidikmisi diperuntukkan bagi mahasiswa yang lulus:
    a. SNMPTN
    b. SBMPTN;
    c. Seleksi Mandiri PTN.
    d. Seleksi di Politeknik, UT, dan ISI
    e. Seleksi di PTS
  2. Kuota Bidikmisi bagi PTN, Politeknik dan ISI dialokasikan maksimal 10% dari jumlah mahasiswa baru yang terdaftar dalam PDPT tahun sebelumnya.
  3. Tambahan kuota akan dipertimbangkan bagi PTN, Politeknik dan ISI, dengan kriteria antara lain;
    a. Memiliki kinerja pengelolaan Bidikmisi yang baik:
    • Penetapan penerima Bidikmisi setiap semester tepat waktu;
    • Pelaporan hasil prestasi akedemik (IPK dan lama studi) yang akurat dan tepat waktu;
    • Pelaporan pengelolaan keuangan Bidikmisi yang akuntabel
    b. Mempertimbangkan lokasi  geografis perguruan tinggi dan/atau kondisi  ekonomi
    masyarakat setempat
  4. Kuota Bidikmisi bagi UT ditetapkan secara khusus oleh Ditjen Belmawa dengan mempertimbangkan:
    • Pelaporan hasil  prestasi  akademik (IPK dan lama studi)  yang akurat  dan tepat waktu;
    • b. Pelaporan pengelolaan keuangan Bidikmisi yang akuntabel
  5. Kuota PTS melalui seleksi mandiri ditetapkan oleh Kopertis berdasarkan: (1) jumlah program studi yang memenuhi persyaratan akreditasi; (2) Kondisi geografis, karakteristik sosial ekonomi sekitar perguruan tinggi untuk kekhususan daerah 3T; dan (3) ketaatan perguruan tinggi terhadap azas pengelolaan yang baik. Kuota Kopertis ditentukan olehDitjen Belmawa dengan pertimbangan: (1) jumlah program studi yang memenuhi syarat akreditasi; (2) jumlah perguruan tinggi yang taat azas; dan (3) tingkat kemiskinan wilayah
  6. Kuota Bidikmisi yang diterima oleh Perguruan Tinggi diprioritaskan untuk Program Studi dalam rumpun ilmu terapan (Pertanian, Teknik, Arsitektur, Kehutanan dan lingkungan, Kesehatan, dan Kelautan), rumpun ilmu alam (Ilmu Kebumian, Biologi, Fisika, dan Kimia), dan rumpun ilmu formal (Matematika, Komputer, dan Statistika)
  7. Kuota nasional akan ditentukan berdasarkan ketersediaan anggaran tahun berjalan dalamDIPA Ditjen Belmawa, Kemristekdikti.
Continue Reading | komentar

UNAS 2016

LIHAT YANG LAIN YUUKK »

SEKILAS INFO

TERPOPULER

NEWS INFO

 
Perkemahan Pramuka dilaksanakan di Waduk Gondang tanggal 17 Desember s/d 19 Desember 2016 || Libur Akhir Semester Ganjil Mulai Tanggal 20 Desember 2016 s/d 4 Januari 2017 || SMK Idhotun Nasyi'in membuka Pendaftaran Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2017/2018 mulai tanggal 1 Mei 2017 s/d 7 Juli 2017 ||Formulir Pendaftaran Peserta Didik Baru Bisa di DOWNLOAD DI SINI|| SMK Idhotun Nasyi'in Membuka dua jurusan baru yaitu Teknik Kendaraan Ringan dan Perbankan Syariah || bagi adik-adik siswa-siswi SMP/MTs persiapkan diri kalian untuk memilih jenjang pendidikan selanjutnya dengan biaya Murah dan pilihan jurusan terfaforit di dunia industri